Novelty Themehttps://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/issue/feedKHIDMAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat2026-08-15T02:45:50+00:00Loviga Denny Pratamaloviga.pratama@gmail.comOpen Journal Systems<p>AL-KHIDMAH is a Community Service Journal owned by Zainul Hasan Genggong Islamic University in Kraksaan Probolinggo. AL-KHIDMAH is a journal that publishes scientific works related to thoughts or research on Community Service. The existence of AL-KHIDMAH journal is certainly very important in exploring, enriching, and developing ideas as well as theories and research in the Community Service field. Thus, the AL-KHIDMAH journal will make a positive contribution to enriching the body of thought in Community Research. Editorial Address: Jl. PB. Sudirman No. 360 Kraksaan Probolinggo, East Java 67282 Tel: (0335) 842178/085257274466</p>https://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/article/view/656Manajemen Keuangan Nelayan Bangka Tengah: Strategi Melaut dan Menabung 2026-05-19T07:50:09+00:00Dareen Nadya Remadareen2309@gmail.comLizha Dwi Mulya Putrilizaa@gmail.comZerli Selvikazerli@gmail.comApriliyani Harahapapriliyani@gmail.comDinda Mardiani Lubisdindaaa@gmail.comKurniawan Kurniawankurniaawan@gmail.comSusi Watina Simanjuntaksusiwatinaa@gmail.com<p>Wilayah pesisir Desa Batu Belubang memiliki potensi perikanan tangkap yang besar, namun tingkat kesejahteraan nelayannya kerap terhambat oleh pendapatan yang fluktuatif akibat ketergantungan pada dinamika musim dan cuaca. Lemahnya perencanaan keuangan menyebabkan pendapatan saat musim panen cepat habis untuk kebutuhan konsumsi, sehingga rumah tangga nelayan rentan mengalami kesulitan finansial pada musim paceklik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi nelayan melalui diseminasi manajemen finansial yang sinkron dengan fluktuasi pola musim penangkapan ikan setempat. Metode pelaksanaan program mengadopsi pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) melalui tahapan persiapan, edukasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif yang melibatkan 20 peserta dari kelompok nelayan, pelaku UMKM, dan Dinas Perikanan Bangka Tengah. Efektivitas pelatihan diukur secara kuantitatif menggunakan kuesioner <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil evaluasi menunjukkan adanya lonjakan literasi keuangan mitra yang sangat signifikan, ditandai dengan meningkatnya pemahaman esensi menabung sebesar 45% (menjadi 85%), pemahaman strategi diversifikasi usaha sebesar 45% (menjadi 75%), serta peningkatan keterampilan pencatatan kas mandiri sebesar 55% (menjadi 70%). Keberlanjutan dampak diperkuat dengan pendampingan pengisian templat pembukuan mikro untuk memisahkan biaya operasional melaut dari konsumsi domestik. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir tidak hanya bertumpu pada aspek teknologi penangkapan, melainkan harus diintegrasikan dengan literasi finansial berbasis dinamika lingkungan lokal. Sinergi institusional lintas sektoral dalam program ini secara nyata mampu memicu kemandirian dan keberdayaan ekonomi nelayan skala kecil dalam menghadapi ketidakpastian iklim.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dareen Nadya Rema, Lizha Dwi Mulya Putri, Zerli Selvika, Apriliyani Harahap, Dinda Mardiani Lubis, Kurniawan Kurniawan, Susi Watina Simanjuntakhttps://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/article/view/648Pelatihan Manajemen Pelayanan Publik Berbasis Digital Bagi Aparat Desa Lahumbo Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo2026-04-16T04:22:15+00:00Alfiyah Agussalimalfiyahagussalim@ung.ac.idAlexander Badjukacenturyjuka211278@gmail.comSiti Nurcahyati Abdussamadsitinurcahyatiabd@ung.ac.idAbdul Mukhlis Akubaabdul.mukhlis@ung.ac.idHadiyanto Hardiyantohardiyanto01@gmail.comFitria Nugrah Madanimadanifn@ung.ac.id<p>Pengelolaan pelayanan publik oleh pemerintah desa sangat penting, karena pengelolaan pelayanan publik yang baik dapat mendorong tata kelola desa yang baik. Salah satu cara untuk meningkatkan pengelolaan pelayanan publik adalah melalui digitalisasi pelayanan (situs web desa). Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pejabat Desa Lahumbo dalam mengoperasikan situs web desa dan fitur-fiturnya. Pelatihan ini juga bertujuan untuk mengembangkan administrator yang terampil untuk mengelola situs web desa, sehingga dapat menjadi sistem pelayanan digital yang mudah diakses oleh masyarakat. Pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan ceramah dan demonstrasi langsung penggunaan situs web desa oleh pejabat desa dan beberapa anggota masyarakat. Kegiatan ini berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kapasitas pejabat desa di tingkat individu, memastikan bahwa pengelolaan pelayanan digital yang mereka ciptakan memiliki dampak langsung pada masyarakat. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan efisiensi birokrasi, di mana waktu pengurusan dokumen administrasi menjadi lebih cepat, serta meningkatkan indeks kepuasan masyarakat terhadap transparansi dan kemudahan akses layanan Desa Lahumbo.</p>2026-06-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Alfiyah Agussalim, Alexander, Siti Nurcahyati Abdussamad, Abdul Mukhlis Akuba, Hadiyanto Hardiyanto, Fitria Nugrah Madanihttps://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/article/view/629Peningkatan Literasi Keuangan Anak Panti Asuhan melalui Pendekatan Edukatif Partisipatif2026-04-16T04:14:32+00:00Mohammad Iqbal Firdausmohammad_iqbal.ak@upnjatim.ac.idMochammad Charis Setiawanmochammad_charis.ak@upnjatim.ac.idAstrini Aning Widoretnoastrini.widoretno.ak@upnjatim.ac.idPuan Wan Roshaini Wan Aliwanro236@uitm.edu.my<p>Rendahnya akses terhadap pendidikan literasi keuangan pada kelompok anak rentan, khususnya anak panti asuhan, berpotensi menyebabkan keterbatasan pemahaman dalam mengelola keuangan sejak usia dini. Kondisi tersebut mendorong perlunya edukasi literasi keuangan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dasar anak-anak panti asuhan melalui pendekatan edukatif partisipatif yang disesuaikan dengan usia dan kondisi sosial peserta. Kegiatan difokuskan pada pengenalan konsep dasar literasi keuangan, seperti kebiasaan menabung, pengelolaan uang saku, serta pembedaan antara kebutuhan dan keinginan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berbasis <em>international service learning</em> yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia sebagai fasilitator pembelajaran. Edukasi literasi keuangan disampaikan melalui diskusi interaktif, simulasi sederhana, dan permainan edukatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 55 peserta yang mengikuti kegiatan, sebanyak 48 peserta (87,3%) mampu memahami konsep dasar literasi keuangan, sedangkan 50 peserta (90,9%) menunjukkan partisipasi aktif dan sikap positif terhadap kebiasaan menabung serta pengelolaan uang secara bijak. Selain meningkatkan pemahaman literasi keuangan, kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif berbasis <em>international service learning</em> berpotensi menjadi model edukasi literasi keuangan yang aplikatif, inklusif, dan relevan untuk diterapkan pada kelompok anak rentan dalam konteks pendidikan nonformal.</p>2026-06-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mohammad Iqbal Firdaus, Mochammad Charis Setiawan, Astrini Aning Widoretno, Puan Wan Roshaini Wan Alihttps://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/article/view/652Pendampingan dan Pelatihan Tari Gandrung Lombo untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa di Sekolah Dasar2026-05-16T07:23:42+00:00Erna Anggrainiernaanggraini@uinmataram.ac.idDjuita Hidayatihidayati@gmail.comYusril Ilhamiilhami@gmail.comTria Magitamagita@gmail.com<p>Pengabdian berlatar belakang dari pembelajaran matematika di kelas IV SDN N 2 Medas terlihat kaku dan menegangkan oleh karena itu pembelajaran dirangkai dengan kegitan seni tari, pengabdian dilakukan dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendekatan pengembangan kapasitas, guru aktif dalam kegiatan diskusi terkait diskusi keilmuan sedangkan siswa aktif berpartisipasi dalam pengembangan kapasitas pengetahuan konspe matematika dan tari Gandrung Lombok. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: persiapan (observasi) pelaksanaan (FGD, pelatihan Gerak tari gandrung Lombok dan pendampingan pembelajaran konsep matematika). Kegitan pengabdian menghasilkan beberapa data konsep analisis matematika pada Gerak tari gandrung Lombok yaitu: segitiga sama kaki, setengah lingkaran, ruang yang membentuk sudut 45 derajat dan dan sudut 90 derajat. Berdasarkan hasil pengabdian dapat disimpulkan jika siswa mulai dapat memahami konsep matematika melalui gerakan-gerakan tari Gandrung yang dipraktikkan.</p>2026-07-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Erna Anggraini, Djuita Hidayati, Yusril Ilhami, Tria Magitahttps://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/article/view/719Pendampingan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa PAI Berbasis Praktik Reflektif di SDN 2 Nganganaumala2026-08-12T04:45:11+00:00Abdul Rahimrahimimmawan@gmail.comMaudin Maudinmaudin@gmail.comJufri Jufrijufriwabula1987@gmail.comLa Ode Fajrul Islam Sabtilaodefajrul95@gmail.comSabrina Syifa Warahmansabrina@gmail.comAndani Andaniandani@gmail.com<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendampingan berbasis praktik reflektif di SD Negeri 2 Nganganaumala. Ruang lingkup program mencakup pemetaan karakteristik peserta didik, perancangan perangkat pembelajaran secara kolaboratif, praktik mengajar terbimbing, pengelolaan kelas, pelaksanaan asesmen tiga ranah, pemberian dan penerimaan umpan balik, serta refleksi untuk menentukan perbaikan pembelajaran. Program dilaksanakan pada 27 April–23 Mei 2026 dengan melibatkan mahasiswa PAI Universitas Muhammadiyah Buton, guru pendamping, kepala sekolah, dan peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif-reflektif yang dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu pemetaan kebutuhan, desain perangkat ajar, praktik mengajar terbimbing, dialog umpan balik dan refleksi, serta konsolidasi hasil dan tindak lanjut. Data dihimpun melalui observasi kelas, telaah modul ajar dan LKPD, catatan dialog pendampingan, jurnal refleksi mahasiswa, hasil asesmen, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil program menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami penguatan dalam memahami karakteristik peserta didik, menyelaraskan tujuan, aktivitas, dan asesmen, mengelola kelas, memilih strategi pembelajaran, melaksanakan asesmen sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta menyesuaikan penggunaan teknologi dengan kondisi sarana sekolah. Perubahan paling terlihat pada kemampuan menggunakan respons peserta didik dan umpan balik guru sebagai dasar perbaikan praktik berikutnya. Program menghasilkan tiga modul ajar PAI beserta LKPD dan instrumen asesmen. Dengan demikian, pendampingan berbasis praktik reflektif efektif menjadi pendekatan kontekstual untuk memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa PAI secara adaptif, berbasis bukti, dan berkelanjutan.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Abdul Rahim, Maudin Maudin, Jufri Jufri, La Ode Fajrul Islam Sabti, Sabrina Syifa Warahman, Andani Andanihttps://www.lp3mzh.id/index.php/khidmah/article/view/717Pendampingan Literasi Berjenjang Berbasis Bacaan Kontekstual melalui Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa di Sekolah Dasar2026-08-15T02:45:50+00:00Erna Mena Nimanernaniman79@gmail.comEase Arentease.arent@unm.ac.idSerapion Fenturaserapionfentura59@gmail.comReineldis Putri Mayareineldismaya@gmail.comImelda Miani Setiawansetiawanimelda.23@gmail.comNovita Dinanovitadinazzk@gmail.comIvensiana Alumivensianaalum@gmail.comYoakim Vigo Jehasanvigoyoakim@gmail.comAlbertus Triantowijayawijayatrianto04@gmail.comMareti Asniati Putriؙasniputri095@gmail.com<p>Literasi membaca merupakan kemampuan dasar yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam memahami informasi, mengikuti pembelajaran, dan mengembangkan penalaran. Perbedaan kebutuhan literasi antarkelas serta keragaman kemampuan peserta didik dalam membaca dan memahami teks menjadi dasar pelaksanaan pendampingan literasi berjenjang di SDK Kantar, Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan capaian pendampingan literasi berjenjang berbasis bacaan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif oleh dosen, mahasiswa, dan guru pada 22 Juli 2026 dengan melibatkan 77 peserta didik kelas I–VI. Pendampingan dikelompokkan menjadi tiga tingkatan, yaitu literasi dasar bagi kelas I–II, literasi pemahaman bagi kelas III–IV, serta literasi kritis-fungsional bagi kelas V–VI. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan pemetaan kebutuhan, penyusunan bahan bacaan dan lembar kerja, pembekalan mahasiswa, pendampingan dalam kelompok kecil, serta evaluasi. Hasil evaluasi akhir menunjukkan bahwa 24 dari 30 peserta didik kelas I–II mencapai indikator literasi dasar, 19 dari 22 peserta didik kelas III–IV mencapai indikator literasi pemahaman, dan 23 dari 25 peserta didik kelas V–VI mencapai indikator literasi kritis-fungsional. Secara keseluruhan, 66 dari 77 peserta didik atau 85,7% mencapai indikator yang ditetapkan untuk kelompoknya. Penggunaan bacaan yang dekat dengan kehidupan peserta didik mendukung keterlibatan, keberanian membaca, kemampuan menemukan informasi, serta penyampaian tanggapan berdasarkan teks. Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan guru memungkinkan pemberian bantuan yang lebih responsif terhadap kebutuhan literasi peserta didik. Keberlanjutan program memerlukan pembiasaan membaca, penyediaan bacaan bertingkat, serta penguatan kemampuan guru dalam merancang aktivitas literasi literal, inferensial, dan kritis.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Erna Mena Niman, Ease Arent, Serapion Fentura, Reineldis Putri Maya, Imelda Miani Setiawan, Novita Dina, Ivensiana Alum, Yoakim Vigo Jehasan, Albertus Triantowijaya, Mareti Asniati Putriؙ