Model internalisasi nilai-nilai sembilan budi utama pada santri SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan badan pengkajian dan penerapan teknologi Genggong Probolinggo

Muhammad Muhammad, Mufarrihul Hazin, Umi Salamah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model internalisasi nilai-nilai Sembilan Karakter Utama pada siswa अंतरिक्ष (Instagram) dan menganalisis implikasinya terhadap pembentukan karakter mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Sembilan Karakter Utama diimplementasikan melalui model integratif yang menggabungkan kurikulum nasional dengan kurikulum अंतरिक्ष. Model ini diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Aqidah Akhlak, pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, peran guru sebagai panutan, dan penguatan budaya sekolah yang berorientasi pada pembentukan akhlak. Proses internalisasi tidak hanya terjadi pada aspek kognitif melalui penyampaian materi, tetapi juga pada aspek afektif dan psikomotor melalui praktik dan pembiasaan yang berkelanjutan. Implikasi dari penerapan model ini terlihat pada peningkatan kepatuhan siswa terhadap peraturan sekolah, pengembangan disiplin, tanggung jawab, kesopanan, dan kemampuan untuk menerapkan nilai-nilai Sembilan Karakter Utama dalam interaksi sehari-hari. Studi ini berkontribusi dalam menawarkan model internalisasi karakter berdasarkan integrasi kurikulum dan budaya pesantren yang memperkuat sinergi antara pendidikan umum dan pendidikan agama. Temuan ini memberikan alternatif konseptual dan praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan strategi pendidikan karakter yang tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan tetapi juga pada pengembangan kepribadian dan moral siswa yang berkelanjutan.

References

Afif, N., Mukhtarom, A., Qowim, A. N., & Fauziah, E. (2024). Pendidikan Karakter Dalam Era Digital : Pengintegrasian Nilai-Nilai Moral Dalam Kurikulum Berbasis Teknologi. Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 6(1), 18–32. https://doi.org/https://doi.org/10.31000/jkip.v6i1.11512
Anita, A., & Kartowagiran, B. (2019). Karakter Religius Pada Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2). https://doi.org/10.21831/jpk.v9i2.26838
Asmani, J. M. (2013). Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. DIVA Press.
Bukhori, I. (2020). SATLOGI SANTRI PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PAJARAKAN PROBOLINGGO : LOCAL GENIUS PENGUAT KARAKTER BANGSA. Humanistika: Jurnal Keislaman, 6(1), 1–33. https://doi.org/https://doi.org/10.55210/humanistika.v6i1.319
Bukhori, I., & Cikusin, Y. (2023). ADAPTATION OF SANTRI IN THE ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATIONAL. Journal Education Multicultural of Islamic Society, 3(1), 19–41. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33474/jemois.v1i1
Departemen Agama Republik Indonesia, (1998). Al Qur’an dan Terjemahannya, Semarang:PT Toha Putra.
Herwati. (2021). SATLOGI SANTRISEBAGAI SISTEM NILAI DAN FALSAFAH HIDUP PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO. LIisan Al-Hal: Jurnal Pengembangan Pemikian Dan Kebudayaan, 15(1), 31–46. https://doi.org/https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v15i1.944
Islam, M. H., & Baihaqy, M. H. Y. (2024). Development of Multicultural Education Through Sufism ’ s Value of Satlogi Santri in Pesantren. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(2), 633–648. https://doi.org/https://doi.org/10.35723/ajie.v8i2.529
Moleong, L. J. (2006). Metodeogi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Muhaimin, Suti’ah, Nur Ali, (2001). Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya
Purnama, A., Ehwannudin, & Wijaya, A. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Santri Melalui Kegiatan Sehari-harinya di Kelas IV Ibtida’iyahPondok Pesantren Darul ‘Ulum Seputih Banyak. AL MANAR: Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 14(1), 306–324. https://doi.org/https://doi.org/10.36668/jal.v14i1.1282
Shahara, N. A., & Masyithoh, S. (2025). Adab Guru dan Murid sebagai Refleksi Akhlak Islami : Implikasi terhadap Pembentukan Lingkungan Belajar Beretika. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 739–747. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1508
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (IV). Alfabeta.
Syafri, U. A. (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur‟an. Raja Grafindo.
Wawancara, 12 Mei 2024
Zubaedi, (2011). Desain Pendidikan Karakter, Konsepsi dan Aplikasi dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: PT. Kencana



Authors

Muhammad Muhammad
emhahasby@gmail (Primary Contact)
Mufarrihul Hazin
Umi Salamah
Muhammad, M., Hazin, M., & Salamah, U. (2026). Model internalisasi nilai-nilai sembilan budi utama pada santri SMA Unggulan Haf-Sa Zainul Hasan badan pengkajian dan penerapan teknologi Genggong Probolinggo. BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(1), 1–11. https://doi.org/10.55210/bahtsuna.v8i1.693
Copyright and license info is not available

Article Details